Saturday, November 26, 2011

Tragedi Pembunuhan 6 Juta Orang Yahudi di Jerman

Pembantaian Orang Yahudi oleh Hilter

A. Akar Kebencian Bangsa Jerman pada Yahudi

Kenangan akan sebuah lokasi di Polandia, bernama kamp Auschwitz, masih menyisakan trauma mendalam bagi bangsa Yahudi. Orang - orang Yahudi yang ditakuti Hitler dianggapnya akan memicu revolusi Bolshevik sebagaimana yang terjadi di Rusia sehingga menghancurkan negeri para Tsar (gelar raja - raja Rusia dan hulu) itu. Karenanya, Yahudi dijadikan Hitler sebagai musuh yang harus segera dibinasakan sebelum mereka sempat memupuk kekuatan. Ada juga teori yang mengatakan bahwa Hitler sangat khawatir dan kesal dengan propaganda the protocol of zion milik bangsa Yahudi yang bercita - cita menjadi pemimpin dunia.

Kemudian, kebencian  terhadap bangsa Yahudi yang melanda rakyat Jerman dipicu oleh sikap masyarakat Jerman keturunan Yahudi yang menentang keinginan Jerman untuk berperang. Ras Arya, yang merupakan mayoritas di Jerman, menganggap orang - orang Yahudi sebagai 'parasit', yakni, "mau mendapatkan kemakuran dari negara Jerman, tapi menolak negara untuk berperang". Bahkan, Hitler menyebut orang Yahudi Jerman sebagai sekumpulan imigran yang merugikan Jerman.

Akhirnya, rakyat Jerman yang banyak menjadi buruh para juragan Yahudi, mendukung penuh sikap Hitler. Mereka menyebut diri mereka sebagai korban - korban penindasan ekonomi oleh orang - orang Yahudi di negara sendiri.


B. Desain Kematian Untuk Yahudi


Hitler yang dibantu bala tentaranya, mulai mengatur rencana dengan menggiring para tahanan Yahudi yang terdiri atas Laki - Laki, Perempuan, dan Anak - anak. Di Kamp - kamp konsentrasi milik Jerman, mereka dipaksa bekerja dan jarang diberi makanan serta obat - obatan. Sejarah pun mencatat sekitar 12.000 orang Yahudi setiap harinya dibakar dan dipaksa untuk menghirup gas Sianida di ruangan - ruangan penguap hingga tewas. Era Kelam ini disebut holocaust yang dalam istilah Yahudi berarti BENCANA atau TERBAKAR.

Tekanan kepada orang Yahudi bermula dari gerakan ANTI-ZIONIS yang disuarakan oleh pemerintah. Tentara dan masyarakat bahu - membahu memberantas bisnis - bisnis para imigran Yahudi pada 1933 hingga 1935. Puncaknya, pada september 1935 dilakukan sebuah gerakan yang disebut sebagai The Final Solution (SOLUSI AKHIR) yang dicanangkan melalui sebuah konfrensi di NURENBURG.

Orang - orang Hitler segera mendata asal usul kelahiran dan juga data - data mengenai perkawinan dan kematian penduduk Jerman keturunan Yahudi. Sinagog - sinagog (tempat ibadah orang Yahudi) diperiksa untuk mencari data - data. Razia pun dilakukan di perkampungan yang menjadi komunitas Imigran Yahudi. Tidak ada perlakuan berbeda terhadap laki-laki, perempuan, anak - anak. Mereka semua digiring masuk ke truk - truk serdadu dan dikirim ke lokasi penhanan di wilayah AUSCHWITZ, Polandia. Dari sinilah awal ketakutan bermula.

Mereka (para tahanan Yahudi) digiring dalam keadaan kurus kering, kelaparan, dan telanjang ke dalam kamar- kamar pengap yang sudah dipasang pipa - pipa. Mereka tidak mengerti untuk apa pipa - pipa diatas mereka. Setelah ditinggalkan di kamar tersebut, pipa - pipa itu mengeluarkan gas - gas sianida. Saat mereka hirup, racun - racun sianida pun masuk ke paru - paru dan meracuni sel darah mereka.

Ada juga versi lain yang mengatakan bahwa tentara Jerman juga menyuntikkan zat kimia zyklon-B dengan dosis melebihi ambang batas sehingga sedikit demi sedikit mereka menadi kurus kering dan membuncit (seperti malnutrisi). Zat tersebut mengambil asupan gizi dengan mempercepat reproduksi epidemi dan bakteri sehingga orang Yahudi mengidap Malnturisi. Lalu mereka sudah tak berdaya, diseret ke kamar gas dan sebagian lagi dibakar Peristiwa ini dipropagandakan sebagai holocaust ( Sebuah tragedi genosida masal yang memakan enam juta orang korban bangsa Yahudi.

Sumber : 151 Konspirasi Dunia Paling Gila dan Mencengangkan.

No comments:

Post a Comment